Warga Rindu Tim Prabu yang Dibubarkan, Ini Kata Kapolrestabes Bandung

Header Menu


Iklan

Iklan

Halaman

Iklan

Warga Rindu Tim Prabu yang Dibubarkan, Ini Kata Kapolrestabes Bandung

sekitarBANDUNGcom
18 November 2022


sekitarBANDUNGcom - Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Aswin Sipayung angkat bicara terkait pembubaran Tim Taktis Prabu. Tim tersebut dibubarkan karena tidak sesuai susunan organisasi dan tata kerja (SOTK).

Karena itu, sejak memimpin Kombes Pol Aswin Sipayung, diambil keputusan Tim Taktis Prabu Polrestabes Bandung resmi dibubarkan pada September 2021. Pembubaran dilakukan tak lama setelah serah terima jabatan (sertijab) Kapolrestabes Bandung menggantikan Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya.

"Sebenarnya kinerja (tim taktis) Prabu sangat baik dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Namun, setelah dilakukan evaluasi Prabu tidak memiliki dasar hukum," kata Kapolrestabes Bandung, Kamis (17/11/2022).

Kombes Pol Aswin Sipayung menyatakan, Tim Taktis Prabu tidak memiliki dasar hukum. Tim tersebut merupakan kreasi dari Kapolrestabes Bandung sebelumnya. Sementara, semua tindakan kepolisian dan pergerakan anggota Polri, termasuk pembentukan tim, harus memiliki dasar hukum.

"Saya lihat, sepanjang saya pelajari, Prabu itu bagus nama dan tindakannya, banyak juga prestasinya. Tapi, dasar hukumnya tidak ada," ujar Kombes Pol Aswin Sipayung. 

Selain itu, tutur Kapolrestabes Bandung, secara fungsi, tugas pokok Tim Taktis Prabu sebenarnya sudah dilakukan oleh satuan lain. Misalnya, untuk pencegahan dini sudah ditangani oleh pembinaan masyarakat (binmas). Kemudian pencegahan ada di Sabhara dan penindakan oleh satuan reserse kriminimal dan narkoba.

"Karena itu, di masa kepemimpinan saya, Prabu itu ditiadakan karena tidak sesuai dengan SOTK. Di Polrestabes, Prabu itu tidak ada strukturnya. Sedangkan fungsi peringatan dini, pencegahan, dan penindakan sudah ada di masing-masing satuan kerja," tutur Kapolrestabes Bandung.

Walaupun Tim Taktis Prabu sudah tidak ada, kata Kombes Pol Aswin Sipayung, secara fungsi dan tugas tetap berjalan serta dilaksanakan oleh satuan lain di Polrestabes Bandung. 

"Sekarang ini petugas saya yang tiga ribu (3.000) orang, itu lah Prabu yang sebenarnya, sesuai tupoksi masing-masing, Prabu tupoksi pencegahan, Prabu tupoksi peringatan dini dan Prabu sebagai refresif untuk menjamin Kamtibmas di Kota Bandung," ucap Kombes Pol Aswin Sipayung.

Diketahui, Tim Taktis Prabu dibentuk pada 2016, saat Polrestabes Bandung dipimpin oleh Kombes Pol Winarto. Sejak saat itu hingga September 2021, Tim Taktis Prabu melaksanakan tugas patroli keliling Kota Bandung setiap malam. 

Tim Taktis Prabu dibagi menjadi tiga tim untuk melakukan patroli di Kota Bandung. Mereka dilengkapi body armor dan senjata laras panjang. Keberadaan Tim Prabu menjadi terkenal di media sosial (medsos), terutama YouTube.



Artikel ini telah tayang sebelumnya di laman inews.id dengan judul Soal Pembubaran Tim Taktis Prabu, Ini Kata Kapolrestabes Bandung
Redaktur: Dudi Abi

Tag Terpopuler