Legenda Sumur Bandung

Header Menu


Iklan

Iklan

Halaman

Iklan

Legenda Sumur Bandung

sekitarBANDUNGcom
16 Agustus 2017





Legenda Sumur Bandung yang Konon Penunggunya Siluman Macan Putih

Bandung sangat kaya akan wisata sejarah. Satu tempat yang sangat bersejarah di Kota Bandung adalah Sumur Bandung.

Sumur Bandung terletak di lantai dasar Gedung PLN Jalan Asia Afrika, Kota Bandung.

Konon, sumur tertua di Kota Bandung ini memiliki kisah mistis yang membuat buku kuduk pengunjung merinding.

"Ada kisah mistis di balik sumur tersebut. Konon penunggu sumur itu adalah siluman macan putih," ujar Yayat Sudayat, Petugas Keamanan Gedung PLN, Jalan Asia Afrika, Jumat (11/8/2017) saat diwawancarai wartawan Tribun Jabar.

Sumur Bandung ditandai dengan keramik berwarna hitam berbentuk segilima yang ditinggikan sekitar 5 centimeter. Di sekeliling keramik hitam itu terdapat keramik putih.  Konon siluman macan putih itu sering terlihat di sana.

"Saya tahu cerita itu dari obrolan dengan pengunjung," ujar Yayat.

Beberapa pengunjung yang mempunyai keahlian melihat makhluk gaib, kerap menceritakan sosok macan putih tersebut kepada petugas keamanan Gedung PLN, termasuk Yayat Sudayat.
"Dulu juga pernah Sumur Bandung dipakai syuting acara horor satu televisi swasta. Siluman tersebut berusaha dimasukan ke dalam tubuh relawan," tambah Yayat.

"Alhamdulillah saya sendiri belum pernah melihat siluman itu," ujar Yayat.


Berdasarkan buku "Jendela Bandung" karya Her Suganda, sumur ini ditemukan oleh Bupati Bandung, Raden Adipati Wiranatakusumah II pada 1811.

Ketika rombongan bupati dan pengiringnya menyusuri Cikapundung mencari tempat yang pantas untuk mendirikan pusat kota yang cocok. Ketika bupati menancapkan tongkat lalu ditarik lagi, dari bekas tongkat itu keluar air. Di lokasi air tersebut selanjutnya dibuat sumur yang selanjutnya pula disebut Sumur Bandung. Pada tahun 1930-an, di atas tanah 3.945 m2 itu, didirikan bangunan bertingkat hasil rancangan Prof. Charles Prosper Wolff Schoemaker. setelah diresmikan tanggal 26 Oktober 1939, bangunan itu selanjutnya ditempati oleh N.V. Gebeo, usaha listrik Hindia Walanda. Bekas gedung Gebeo yang selanjutnya dijadikan kantor PT (Persero) Perusahaan Listrik Negara Distribusi Jawa Barat itu, adanya diujung pertigaan Jalan Asia-Afrika dan Jalan Cikapundung. Saat ini Sumur Bandung terletak di lantai dasar Gedung PLN di Jalan Asia Afrika Nomor 63, Kelurahan Braga, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung. Sumur Bandung adanya di lantai dasar Gedung PLN. Airnya masih tetap bersih dan tidak pernah kering walaupun musim kemarau.

Sumur Bandung di tandai keramik berbentuk segilima yang ditinggikan sekitar 5 centimeter.
Di atasnya memakai penutup berbahan besi berwarna kuning emas. Di atas tutup sumur itu terdapat hiasan bentuk mahkota berwarna perak.
  
Selain itu di keramik hitam tersebut juga terdapat prasasti yang bertuliskan:

Sumur Bandung Mere Karahayuan Ka Rahayat Bandung



Sumur Bandung Mere Karahayuan Ka Dayeuh Bandung



Sumur Bandung Rahayuning Dayeuh Bandung



Ayana Di Gedong Pln - Bandung





Bandung, 25 Mei 1811



Raden Adipati Wiranatakusumah II



Tag Terpopuler