PULUHAN ANGGOTA ORMAS GERUDUK KANTOR PIALANG DI JALAN JAKARTA

Header Menu


Iklan

Iklan

Halaman

Iklan

PULUHAN ANGGOTA ORMAS GERUDUK KANTOR PIALANG DI JALAN JAKARTA

sekitarBANDUNGcom
22 Januari 2022




sekitarBANDUNGcom - Puluhan anggota Organisasi Masyarakat (Ormas) AMX Geruduk Kantor dari Perusahaan pialang  PT. Best profit Futures yang berlokasi di Jalan Jakarta, Kota Bandung.

Adanya tindakan tersebut, Mereka meminta kepada pihak manajemen perusahaan untuk mempertanggung jawabkan dan mempertanyakan terkait uang yang telah  setorkan kepada perusahaan yang hingga saat ini belum bisa dilakukan pencairan.

Menurut Ketua biro hukum Ormas AMX, David Arianto mengaku bahwa pihaknya sudah tiga kali berupaya melakukan mediasi dengan pihak perusahaan pialang tersebut , Namun  sejauh ini belum ada titik solusi yang didapatkannya.

"Kami meminta mediasi ini harus ada pimpinan dan pialangnya supaya ada pengambil keputusannya. Kalau begini kan hanya bisa sampaikan unek-unek saja tapi tak ada solusinya," ucapnya saat ditemui di lokasi, Jum'at (21/1).

Ia menjelaskan, bahwa kronologis awalnya salahsatu dari mereka ada yang ditawari oleh marketing dari Best profit untuk mengikuti  investasi emas yang sifatnya pialang trading. Bahkan kata dia, pihaknya langsung menaruh uang pertama sebesar Rp 100 juta. 

"Dalam perjalanannya memang sempat kami alami keuntungan yang harusnya bisa dicairkan. Hanya memang untuk mencairkan itu beda dengan trading lain. Di Bestprofit harus mengisi form pencairan, sedangkan di tempat lain cukup butuh waktu pencairan satu setengah menit sudah masuk ke rekening. Tapi, di sini rumit," katanya

Sehingga David juga mengaku, pihaknya sempat melakukan pencairan pada Minggu lalu dengan nilai Rp 9,2 juta.

"Pialang ini sempat sampaikan untuk bisa cair dan uang selamat maka harus top up dengan memasukkan lagi uang senilai Rp 100 juta, namun ternyata semakin tidak ada dan total sudah Rp 200 juta ada di perusahaan itu," ujarnya.

Dengan adanya hal tersebut, David pun menegaskan bahwa mereka akan membawa massa lebih banyak jika memang tak ada kejelasan dari uang yang mereka simpan dengan melakukan aksi di kantor Bestprofit tersebut.

"Kami juga akan meminta dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) dan menanyakan ada apa dengan pola atau mekanisme dari PT Bestprofit Future ini, apakah memang sesuai aturan atau tidak," tegasnya

Ditempat yang sama, menurut  panglima DPP AMX Indonesia, Berry Supernova menambahkan bahwa pihaknya berharap masalah ini menjadi pembelajaran bagi semua agar tak gegabah dalam berinvetasi yang sifatnya manipulatif. 

"Ini bisa jadi edukasi buat semua anak negeri untuk tak menyimpan uang pada tempat yang tak semestinya," ucapnya

Sementara itu, ketika dikonfirmasi kepada pihak perusahaan, Staff Komplain PT. Bestprofit Futures, Subhan Abdul Aziz mengatskan bahwa pihaknya belum bisa memastikan untuk pengembalian uang tersebut kepada nasabahnya, dalam hal ini merupakan pihak dari Ormas AMX.

Sebab kata dia, Nasabah diduga telah melakukan pelanggaran perjanjian kontrak dan kesepakatan dengan perusahan

Adapun kesepakatan yang telah dilanggar oleh nasabah tersebut, Azis menyebutkan  bahwa salah satunya nasabah memberikan user id kepada pihak lain tanpa sepengetahuan perusahaan, bahkan melakukan pengabaian pada apa yang telah dijelaskan.

"Jadi nasabah sudah kami wanti-wanti tidak berikan user id dan password ke pihak lain apalagi pihak yang bekerja dengan perusahaan pialang berjangka tapi dia justru memberikan itu ke pihak lain tanpa sepengetabuan wakil pialang kami. Jadi, wakil pialang beranggapan yang transaksi selama ini adalah nasabah. Ketika kami edukasi, nasabah menyatakan sudah paham tapi dibalik itu nasabah sudah ada yang mengendalikannya," ujarnya saat dikonfirmasi

Sementara itu, ketika ditanya kemungkinan investasi nasabah tersebut masih bisa tertolong, Azis menjelaskan bahwa nasabah itu posisinya masih menggantung di bursa dan belum terjual semua alias masih bertahan.


"Cara satu-satunya ya nasabah mesti lakukan penambahan dana ( Top Up) untuk ketahanan dananya. Jadi, posisi yang menggantung di pasar saham yang sudah untung dapat dijual serta ketahanan dananya sudah kuat," Pungkasnya

penulis & editor :  Abah Iwan I Lumintang

Tag Terpopuler